Minggu, 15 April 2012

Tirakat/riadoh termasuk sunah dalam adab berdoa

Nabi bersabda, siapa yang tidak berdoa pada alloh aza wajala, alloh
marah atasnya. Hr. Ahmad.
Siapa yang tidak meminta pada alloh, alloh marah atasnya. Hr alhakim
dan tirmidzi.
Maka siapa yang ingin apapun berdoalah pada alloh. Ingin pandai
berilmu atau ingin bisa terbang, kebal, bisa ngilang, atau ingin punya
ilmu mampu melihat alam jin, maka mintalah ilmu tersebut pada alloh,
yg alamal insana ma lam ya'lam.

Namun ingat dalam meminta atau berdoa, adabnya, salah satu sunah dalam
adab berdoa adalah puasa. Nabi bersabda, orang puasa tidak akan
ditolak doanya. Hr turmudi, hadits hasan, kitab ittihaf juz 5 hal 39.
Di hadits lain,ada 3 doa yg doanya tidak ditolak, doa orang teraniaya
dan doa orang puasa.


Maka, benarlah orang2 yg meminta pada ilmu kebal, bisa ngilang dll, dg
adab puasa mutih, puasa ngrowot, patigeni, sering diberi alloh. Karena
telah memenuhi adab adab sunah berdoa. Tirakat artinya
jalan/metode/adab, berasal dari kata thoriq artinya
cara/jalan/metode/adab. Sedang riyadoh artinya permohonan
ridlo/berdoa, berasal dari kata ridlo artinya rela.
Jadi tirakat / adab dalam berdoa termasuk sunah nabi, salah 1 nya
puasa (biasa, mutih, ngrowot, patigeni, dll). Karena nabi sendiri
mengatakan doa orang puasa tidak ditolak. Baik puasa jismani dan
ruhani. Nabi sendiri pernah ngrowot dg berbuka dg kurma saja. Wallohu
a'lam

Tidak ada komentar: